Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mendukung setiap upaya menurunkan emisi dan meningkatkan kualitas udara di Jakarta. Salah satunya usulan terkait penyelenggaraan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) dua kali dalam sepekan.
"Prinsipnya saya mendukung,"
"Prinsipnya saya mendukung setiap upaya untuk menurunkan emisi dan membuat Jakarta lebih sehat," ujar Wibi, Kamis (24/9).
Meski demikian, Wibi meminta penerapan CFD dua kali sepekan tidak dilakukan terburu-buru, khususnya pada Sabtu. Menurutnya, aktivitas warga, pekerja, UMKM, perdagangan hingga logistik masih cukup tinggi pada hari tersebut.
Rano Nilai Usulan HBKB Dua Kali Sepekan Butuh Kajian Menyeluruh"Jangan sampai niatnya mengurangi polusi, tapi justru memindahkan kemacetan ke jalan lain dan menambah beban masyarakat," katanya.
Wibi mengusulkan agar rencana tersebut terlebih dahulu diuji coba secara terbatas dan terukur selama periode tertentu. Evaluasi perlu mencakup dampaknya terhadap emisi, kemacetan, aktivitas UMKM, pekerja, serta akses logistik.
"Jangan hanya menghitung berapa kilometer jalan yang ditutup," terangnya.
Ia menambahkan, upaya menurunkan emisi perlu dibarengi penguatan transportasi publik, konektivitas first-last mile, serta pengendalian emisi kendaraan.
"Jadi semangatnya saya dukung, tetapi pelaksanaannya harus berpihak kepada warga. Jakarta harus makin sehat tanpa membuat masyarakat makin susah," tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno juga menyebut usulan CFD dua kali sepekan perlu dikaji dan diuji coba selama tiga bulan. Menurutnya, pelaksanaan pada Sabtu berpotensi memengaruhi aktivitas perkantoran dan masyarakat.